Promo Maret 2019_slide.jpgSlide-Roof-Box.jpgSlide-Web-1.jpgSlide-Web-2.jpgSlide-Web-3.jpgSlide-Web-99ready.jpgSlide-Web-Jas-Hujan.jpgSlide-Web-TiBox.jpgTestimoni-Bukalapak-Wide_C2.jpgTestimoni-Tokopedia-Wide_C2.jpg

Cara Mengemudi Yang Benar Saat Melewati Banjir

Menerjang banjir atau genangan air yang cukup tinggi memang sebaiknya dihindari. Namun jika terpaksa meberobosnya, harus dilakukan dengan teknik yang benar. Tidak asal sembarang mengemudi layaknya tidak ada banjir. Lalu, seperti apakah Cara Mengemudi Yang Benar Saat Melewati Banjir ini?

Percaya diri saja karena jenis mobil yang digunakan bisa melibas segala medan tidaklah cukup. “Dengan mengetahui tingkat kedalaman air, bisa diantisipasi dengan teknik mengemudikan mobil yang tepat. Sebab, genangan air yang terlalu dalam atau arus air terlalu kencang bisa menyapu mobil tanpa bisa dikendalikan. Cara yang paling gampang adalah, dengan melihat mobil yang melewati genangan atau arus banjir itu.

Jika tidak ada atau belum ada mobil lain yang melewatinya, lihatlah tanda-tanda di sekeliling genangan atau banjir, misalnya pohon, pagar, tembok, atau bangunan lain. Lalu perkirakan apakah ketinggian melebihi setengah ketinggian ban. Apabila lebih dari itu, sebaiknya berpikir ulang, karena hanya mobil dengan spesifikasi khusus dan dirancang untuk bisa berenang di sungai yang aman melewatinya. Kemungkinan air masuk ke saluran isap udara atau bagian-bagian lain dari mesin sangat besar.

Tapi, bila ketinggian air masih di ambang batas cukup aman, Anda bisa menerobosnya. Meski begitu, jangan menjalankan mobil jika ada mobil lain di depan Anda yang tengah berada di tengah-tengah genangan. Tunggu mereka sampai selesai melewatinya.

Soalnya, sewaktu-waktu mobil lain itu bisa berhenti mendadak dan akan membuat mobil Anda terjebak di tengah banjir. Jika Anda berhenti, maka kemungkinan air atau tepatnya ombak air akibat goyangan laju mobil lain bisa mengenai radiator, atau bahkan saluran isap mobil Anda.

Jalankan mobil dengan kecepatan konstan. Jangan sesekali memacu mobil lebih cepat atau menurunkan kecepatan pada saat mobil Anda berada di tengah genangan air. Setiap penurunan kecepatan bisa menyebabkan air masuk ke grille radiator atau bahkan masuk ke mesin. Diperkirakan, air juga bisa masuk melalui knalpot.

Setelah selesai menerjang banjir, behentilah sejenak tanpa mematikan mesin. Hal itu dimaksudkan agar buang sisa-sisa air pada mobil bisa terbuang. Kemudian, periksa fungsi rem sebelum melanjutkan perjalanan.

 

 

Sumber: https://ototren.wordpress.com/2015/01/15/cara-mengemudi-yang-benar-saat-melewati-banjir/#more-24

CV. THALA