Promo Mei 2019_Slide.jpgSlide-Roof-Box.jpgSlide-Web-1.jpgSlide-Web-2.jpgSlide-Web-3.jpgSlide-Web-99ready.jpgSlide-Web-Jas-Hujan.jpgSlide-Web-TiBox.jpgTestimoni-Bukalapak-Wide_C2.jpgTestimoni-Tokopedia-Wide_C2.jpg

PERHATIKAN HAL INI SAAT BERKENDARA DI JALAN BERKABUT

Pada saat berkendara diperlukan konsentrasi dan fokus selama perjalanan. Karena jika terganggu atau saat lengah bisa terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi pengendara tidak mengetahui kondisi jalanan, seperti misalnya berkabut. Oleh sebab itu perlu beberapa hal yang harus diketahui saat berkendara di jalan berkabut.

Bagi yang tinggal di daerah pegunungan mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya kabut. Akan tetapi bagi pengendara lain yang sedang liburan ke villa atau daerah pegunungan pasti bisa kaget karena masalah kabut tebal yang menyelimuti jalanan.

Berikut ini merupakan beberapa tips berkendara di jalan berkabut yang perlu diketahui.

1. Mengurangi kecepatan

Saat berkendara di jalan berkabut, alangkah baiknya untuk mengurangi kecepatan. Mengingat jarak pandang yang tidak begitu jauh sehingga bisa berakibat fatal jika dalam kecepatan tinggi dan belum mengetahui benar rute jalan. Bayangkan jika dalam kecepatan tinggi tiba-tiba ada tikungan di depan, maka bisa saja tidak sempat untuk melakukan belokan karena kaget. Sangat disarankan untuk memacu kendaraannya di bawah 36 kilometer per jam.

2. Menjaga jarak dengan Mobil lain

Saat berada di jalanan berkabut dan beriringan pengendara lain, sebaiknya memberi jarak yang aman. Tujuannya adalah saat kendaraan depan melakukan pengereman secara mendadak tidak terjadi tabrakan karena jarak yang terlalu dekat. Untuk menjaga jarak aman bisa dengan memperhatikan lampu tail light pada kendaraan di depan.

3. Menahan diri untuk bermanuver

Pada saat berkendara diharapkan untuk tetap tenang dan sabar untuk menjaga keselamatan. Jangan sampai perjalanan yang dilakukan dengan rasa terburu-buru sehingga bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat jalanan berkabut, sebaiknya menghindari manuver yang tidak diperlukan. Selain itu alangkah baiknya untuk mengurungkan niat untuk menyalip kendaraan di depan, kecuali Mobil di depan terlihat membahayakan atau berjalan terlalu pelan.

4. Menyalakan lampu kabut

Pada saat berkendara di jalan berkabut sebaiknya menyalakan fog lamp (Fog Lamp). Dengan menyalakan lampu kabut dapat membuat penglihatan terhadap jalan lebih luas. Mengingat lampu ini mampu untuk menembus kabut tebal dan hujan lebat.

5. Hindari menyalakan lampu hazard

Saat berkendara di jalanan dengan kondisi kabut tebal, maka diharapkan untuk tidak menyalakan lampu hazard. Karena jika melakukannya akan membingungkan pengendara lain di belakangnya ketika akan menepi atau membelok.

6. Mengikuti marka jalan

Pada saat jalanan berkabut dengan jarak pandang minim, maka teknik berkendara yang dapat dilakukan adalah mengikuti marka jalan. Dengan begitu akan diketahui apakah jalanan mulai berbelok atau masih tetap lurus. Namun perlu diingat, teknik ini bisa dilakukan dengan kecepatan rendah. Karena jika kecepatan tinggi akan kaget saat mulai berbelok. Selain itu, jangan sampai berjalan di luar marka karena bisa terjadi tabrakan dengan Mobil dari arah berlawanan.

7. Menyalakan AC dan juga wiper

Dalam berkendara di jalan yang berkabut perlu memperhatikan kondisi kaca depan kendaraan agar pandangannya tetap baik. Dalam hal ini AC Mobil dan wiper memiliki tugas yang penting. Untuk AC Mobil dapat memadukan suhu antara bagian luar dan dalam, sehingga tidak muncul embun terlalu banyak pada kaca. Begitu juga dengan wiper yang bertugas membersihkan embun yang terdapat pada kaca Mobil.

Demikianlah informasi mengenai tips berkendara di jalan berkabut. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

 

Sumber: https://hargamobil.com/tips-trik-mobil/perhatikan-hal-ini-saat-berkendara-di-jalan-berkabut-aid605

CV. THALA